Sejarah sebuah desa tidak hanya terukir dari pembangunan fisiknya, tetapi juga dari dedikasi para pamongnya. Salah satu jabatan sentral yang menjadi tulang punggung administrasi dan pelayanan publik adalah *Sekretaris Desa atau Carik*.
Di Desa Brangol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, tongkat estafet kepemimpinan administratif ini telah melewati tujuh generasi yang berbeda. Pencatatan silsilah Carik ini menjadi penting sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa mereka dalam menata tata kelola pemerintahan desa sejak dulu hingga sekarang.
Daftar Pengabdian Carik Desa Brangol
Berdasarkan data sejarah desa, berikut adalah urutan para tokoh yang pernah dan sedang menjabat sebagai Carik Desa Brangol:
1. Mbah Darjo: Perintis administrasi desa di masa awal.
2. Mbah Misri: Melanjutkan pondasi tata kelola kemasyarakatan.
3. Mbah Sudji: Dikenal sebagai sosok yang disiplin dalam pengarsipan.
4. Mbah Satrodiyono: Sosok yang mengawal dinamika desa di era transisi.
5. Mbah Wadjiran Hadi Prayitno: Tokoh senior yang memberikan dedikasi panjang bagi stabilitas desa.
6. Eko Nurhadi: Membawa perubahan pada efisiensi administrasi di masanya.
7. Basuki, S.Sos: Sekretaris Desa saat ini yang membawa semangat modernisasi dan profesionalisme pelayanan publik.
Pesan Untuk Generasi Mendatang
Pemetaan silsilah ini bukan sekadar deretan nama. Kehadiran figur-figur tersebut menunjukkan perkembangan Desa Brangol dari sistem tradisional hingga kini merambah ke era digital di bawah kepemimpinan Basuki, S.Sos.
"Menghargai sejarah adalah cara terbaik untuk membangun masa depan. Dengan mengetahui siapa saja yang telah berjuang di belakang meja balai desa, kita bisa belajar tentang konsistensi dan integritas," ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Diharapkan dengan adanya catatan sejarah yang jelas ini, kerukunan dan semangat gotong royong warga Desa Brangol tetap terjaga, selaras dengan visi pembangunan desa yang lebih maju dan transparan.